PLN Siap Berkontribusi untuk Kemandirian Ekonomi Nasional

Menavigasi Arah & Menelisik Strategi Ketahanan Indonesia di Tengah Gejolak Global

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTANG.CO- Direktur Utama (Dirut) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Darmawan Prasodjo mendorong konsistensi strategi lintas sektor untuk mewujudkan kemandirian ekonomi nasional.

“Kita tidak akan bekerja sendirian, tetapi bersama-sama, penuh kekompakan,” ujarnya dalam rilis pers, Kamis (4/12/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Darmawan dalam ajang 16th Kompas100 CEO Forum powered by PLN yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.

Forum tahunan itu menjadi ruang strategis untuk membahas arah dan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tekanan global.

Mengusung tema “Menavigasi Arah & Menelisik Strategi Ketahanan Indonesia di Tengah Gejolak Global”, 16th Kompas100 CEO Forum powered by PLN mempertemukan para pemangku kepentingan Tanah Air.

Forum tersebut dihadiri CEO emiten dari indeks Kompas100, CEO nonemiten, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih untuk menakar dan merumuskan langkah kolektif menghadapi perlambatan ekonomi dunia.

Secara garis besar, forum ini menegaskan bahwa tantangan global hanya dapat dihadapi melalui kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan.

Baca Juga :  Mengukir Asa di Atas Kayu Bencana, Kisah Salihin Melawan Nestapa Banjir Bandang

Para CEO menyoroti urgensi konsistensi kebijakan, kepastian regulasi, serta penguatan ekosistem industri agar investasi dan inovasi dapat berjalan lebih agresif.

CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama mengatakan, gejolak geopolitik saat ini justru menjadi momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang.

“Kita harus bergandengan tangan. Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat penting,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan P Roeslani menyoroti target pemerintah dalam program Asta Cita untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Oleh karena itu, Rosan menekankan pentingnya percepatan penyederhanaan regulasi untuk menarik investasi yang berkualitas.

“Perekonomian kita disusun, bukan tersusun. Artinya, kita tetap menghormati pasar,” ungkapnya.

Menjaga ketahanan ekonomi

Isu ketahanan ekonomi menjadi perhatian utama dalam sesi Bincang Menteri yang merupakan bagian dari rangkaian acara puncak 16th Kompas100 CEO Forum powered by PLN.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menilai, koperasi merupakan pilar yang harus kembali diperkuat.

Baca Juga :  Industri Otomotif Nasional Masih Rapuh Meski Meningkat

“Jika tata kelola sehat dan ekosistemnya kuat, Koperasi Merah Putih bisa menjadi pilar ketahanan ekonomi nasional,” ucapnya.

Dari sektor industri, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pentingnya peningkatan nilai tambah industri melalui adopsi teknologi dan sinergi kebijakan lintas kementerian.

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong percepatan pertumbuhan untuk menjaga daya tahan nasional. Zulkifli mengutip pesan Bung Hatta tentang pentingnya menghidupkan “lilin-lilin kecil” di desa sebagai simbol penguatan ekonomi kerakyatan.

Adapun Airlangga optimistis, Indonesia dapat mempercepat transformasi dan tetap berada di jalur yang tepat menuju Indonesia Maju jika diiringi sinergi yang kuat.

Hasil diskusi 16th Kompas100 CEO Forum powered by PLN menyimpulkan, pemerintah dan dunia usaha sepakat bahwa transformasi ekonomi, mulai dari hilirisasi, penguatan pangan, hingga pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), harus dijalankan secara simultan dan terukur untuk mencapai kemandirian ekonomi.(lis)

Berita Terkait

Empat Caketum Mulai Kampanyekan Visi Misi Keliling Indonesia
Kecurangan UTBK 2026 Bermodus Joki, Manipulasi Data, sampai Tanam Alat di Telinga
Buku ‘Kekuasaan Yang Menolong’ karya Sekjen Golkar Diluncurkan
Suap Pita Cukai Rokok Ditangani KPK
Serangan Siber dan Penipuan Online Kian Ganas
Penyidikan KPK Perlu Dievaluasi karena Banyak Kalah Praperadilan
Soliditas BPD HIPMI Lampung dalam Kontestasi MUNAS BPP HIPMI Ke-18
Peringatan HUT ke-81 Korp Brimob Lomba X-Treme 2026 Resmi Dimulai

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 02:45 WIB

Empat Caketum Mulai Kampanyekan Visi Misi Keliling Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 18:53 WIB

Kecurangan UTBK 2026 Bermodus Joki, Manipulasi Data, sampai Tanam Alat di Telinga

Jumat, 17 April 2026 - 14:02 WIB

Suap Pita Cukai Rokok Ditangani KPK

Jumat, 17 April 2026 - 13:59 WIB

Serangan Siber dan Penipuan Online Kian Ganas

Kamis, 16 April 2026 - 21:53 WIB

Penyidikan KPK Perlu Dievaluasi karena Banyak Kalah Praperadilan

Berita Terbaru

Daerah

Menelusuri Labirin dan Data Kemiskinan di Indonesia

Selasa, 21 Apr 2026 - 21:25 WIB