Buku ‘Kekuasaan Yang Menolong’ karya Sekjen Golkar Diluncurkan

Buku ini adalah gambaran garis politik Muhammad Sarmuji, bahwa kekuasaan bukan tujuan melainkan sarana mengabdi untuk membantu masyarakat.

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran buku M Sarmuji, Sekjen DPP Partai Golkar.

Peluncuran buku M Sarmuji, Sekjen DPP Partai Golkar.

LINTANG.CO- Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji meluncurkan buku berjudul “Kekuasaan Yang Menolong” dengan membawa semangat politik untuk menolong rakyat.

Dalam acara peluncuran bukunya di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 20 April 2026, Sarmuji mengungkapkan bahwa garis politik yang dia bawa, yakni memandang kekuasaan bukan sebagai tujuan, melainkan sarana mengabdi untuk membantu masyarakat.

Dia mengatakan bahwa buku itu diilhami dari nama mendiang anaknya.

“Kekuasaan Yang Menolong itu adalah sebenarnya terjemahan dari Sulthanan Nashira, yaitu nama putra kami, Muhammad Sutojoyo Sulthanan Nashir,” kata Sarmuji.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI itu mengungkapkan, buku tersebut merupakan salah satu dari tiga buku yang dia terbitkan, dengan dua di antaranya menjadi karya utama, termasuk Kekuasaan Yang Menolong.

Baca Juga :  PWI Aceh Selatan Minta Probowo Pecat Bahlil

Nama anaknya tersebut, kata Sarmuji, sejak awal menjadi pengingat bagi dirinya dalam menjalani dunia politik.

Ia berharap keberadaannya di politik dapat menjadi kekuatan yang memberi manfaat.

Sarmuji mengungkapkan bahwa putranya telah wafat setelah berjuang melawan leukemia pada 2024. Meski begitu, nilai dan makna dari nama tersebut tetap ia pegang sebagai prinsip hidup.

Ia menjelaskan bagian awal buku tersebut menekankan kekuasaan yang berpihak pada kepentingan publik. Sementara bab-bab selanjutnya berisi respons dan pandangannya terhadap berbagai isu kerakyatan yang berkembang di DPR.

Baca Juga :  Internet Lambat di Negara yang Berambisi Digitalisasi

“Lalu bab-bab berikutnya tentang pernyataan-pernyataan saya menanggapi situasi yang berkembang. Isu-isu kerakyatan yang berkembang di DPR dan beberapa isu yang kami tanggapi sebagai sekretaris jenderal (DPP Partai Golkar),” katanya.

Menurut ia, acara peluncuran buku itu pun dipersembahkan juga kepada semua orang tua yang kehilangan anak.

Saat kehilangan anaknya, Sarmuji mengaku tak memiliki waktu untuk bersedih.

“Kami dan semua orang pernah merasakan kehilangan. Kami kehilangan putra kami yang telah berjuang menghadapi leukemia sampai titik darah penghabisan. Kami telah sempurnakan seluruh ikhtiar, tetapi takdir menuntun ke jalan pulang,” katanya.(red)

Berita Terkait

BUMN Eksportir Tunggal Bukan Solusi Masalah Under Invoicing
OJK Pastikan Stabilitas Pasar tetap Terjaga Pasca-Rebalancing MSCI
Imbas Kecelakaan KA Argo Bromo, Taksi Green SM Terancam Dicabut Izinnya
⁠Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Kunjungi Terminal Rajabasa, Dewan Soroti Rendahnya Aktivitas Bus
Kecurangan UTBK 2026 Bermodus Joki, Manipulasi Data, sampai Tanam Alat di Telinga
Penyidikan KPK Perlu Dievaluasi karena Banyak Kalah Praperadilan
KPK Tangkap Tangan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:55 WIB

BUMN Eksportir Tunggal Bukan Solusi Masalah Under Invoicing

Selasa, 28 April 2026 - 21:07 WIB

Imbas Kecelakaan KA Argo Bromo, Taksi Green SM Terancam Dicabut Izinnya

Senin, 27 April 2026 - 17:42 WIB

⁠Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri Lingkungan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 22:58 WIB

Kunjungi Terminal Rajabasa, Dewan Soroti Rendahnya Aktivitas Bus

Rabu, 22 April 2026 - 18:53 WIB

Kecurangan UTBK 2026 Bermodus Joki, Manipulasi Data, sampai Tanam Alat di Telinga

Berita Terbaru

Uncategorized

Kejagung Sebut Dadan Cs Korupsi Program MBG

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:51 WIB

Jakarta

BUMN Eksportir Tunggal Bukan Solusi Masalah Under Invoicing

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:55 WIB

Internasional

Tangis Bahagia Nenek Jumaria Memandang Kabah

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:00 WIB

Susastra

Menjawab Kritik Majalah The Economist Terhadap Prabowo

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:37 WIB