Pamerkan Inovasi Pangan di THAIFEX 2026, Bawa Keahlian Kuliner Thailand ke Kancah Global

CPF memamerkan beragam portofolio inovasi pangan yang digerakkan oleh pasar (market-driven). Bertema Food Innovation for Wellness.

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTANG.CO- Charoen Pokphand Foods Public Company Limited (CPF), perusahaan agro-industri dan pangan global terkemuka, memperkokoh posisi Thailand sebagai pusat inovasi pangan regional dalam ajang THAIFEX – Anuga Asia 2026. Melalui pameran ini, CPF menampilkan inovasi makanan terbaru yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan konsumen global.

Langkah ini menegaskan bagaimana keahlian Thailand, kapabilitas produksi yang canggih, riset dan pengembangan (R&D) yang berorientasi pada konsumen, serta kemitraan strategis yang kuat mampu menghadirkan pengalaman pangan berkualitas tinggi dan berkelanjutan di seluruh dunia.

Inovasi Pangan untuk Kesejahteraan

Mengusung tema “Food Innovation for Wellness,” CPF memamerkan beragam portofolio inovasi pangan yang digerakkan oleh pasar (market-driven). Produk-produk ini dikembangkan untuk memenuhi tren kebutuhan konsumen yang terus berkembang di Eropa, Amerika Utara, Timur Tengah, dan Asia.

Fokus utama pameran CPF tahun ini meliputi:

  • Keamanan dan Kualitas Pangan: Produk yang dikembangkan dengan standar ketat.
  • Kesehatan dan Kenyamanan: Hidangan yang bernutrisi sekaligus praktis disajikan.
  • Inovasi Standar Luar Angkasa: Menampilkan produk yang terinspirasi dari keberhasilan CPF mengembangkan ayam bumbu kemangi (chicken with basil sauce) khas Thailand yang memenuhi standar keamanan pangan tingkat luar angkasa.
  • Peluncuran Merek Baru: Memperkenalkan merek terbaru mereka, CP Nippon.
Baca Juga :  Tangis Bahagia Nenek Jumaria Memandang Kabah

“Konsumen di seluruh dunia saat ini mencari makanan yang tidak hanya aman dan lezat, tetapi juga praktis, bergizi, dan diproduksi secara bertanggung jawab,” ujar Prasit Boondoungprasert, Chief Executive Officer CPF.

“Di CPF, kami percaya bahwa makanan memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Kami berkomitmen untuk memahami konsumen serta mitra bisnis di setiap pasar, dan terus mengembangkan solusi pangan inovatif demi mendukung kesejahteraan masyarakat global.”

Portofolio Produk Global yang Beragam

Sebagai perusahaan pangan global dengan operasi internasional dan pemahaman pasar lokal yang kuat, CPF memanfaatkan inovasi dan teknologi untuk melayani mitra serta konsumen, sekaligus mendorong sistem pangan yang lebih berkelanjutan.

Beberapa portofolio merek global CPF yang dihadirkan dalam pameran ini antara lain:

Nama Merek Fokus Produk
Authentic Asia Hidangan siap saji dengan cita rasa khas Asia yang otentik.
CP Uoriki Menu berbasis protein premium hasil kolaborasi strategis.
CP Nippon Lini produk terbaru yang menyesuaikan tren pasar modern.
Thai Cube Inovasi menu praktis pemenang penghargaan internasional.
Baca Juga :  Mendes Yandri Jelaskan Dana Desa dan Koperasi Merah Putih

Semua lini produk tersebut dirancang khusus untuk memenuhi permintaan konsumen yang menginginkan makanan yang lebih aman, lebih sehat, lebih lezat, praktis, dan sesuai dengan gaya hidup modern yang dinamis.

CPF mengundang para mitra bisnis, pelanggan, dan pengunjung dari seluruh dunia untuk menjelajahi inovasi pangan global terbaru mereka selama ajang THAIFEX – Anuga Asia 2026 berlangsung.

Charoen Pokphand Foods Plc (CPF) adalah perusahaan agro-industri dan pangan global terkemuka yang beroperasi di 17 negara dan mengekspor produknya ke lebih dari 50 pasar di seluruh dunia. Dipandu oleh visi “Kitchen of the World” (Dapur Dunia), CPF berfokus pada penyediaan makanan yang aman, berkualitas tinggi, dan bergizi melalui model bisnis yang terintegrasi secara vertikal.

CPF mengintegrasikan teknologi dan inovasi di seluruh lini operasinya seraya memajukan keberlanjutan dan berkomitmen menuju sistem pangan rendah karbon yang tangguh demi mendukung ketahanan pangan global.(adv)

Berita Terkait

Tangis Bahagia Nenek Jumaria Memandang Kabah
HIPMI Half Marathon 2026 Jadi Masa Depan Sport Tourism Lampung
Hari Kartini 2026 dan Buruknya Layanan Kesehatan Bagi Perempuan di Pelosok
Denda Administratif Dianggap Lebih Bermanfaat Dibanding Hukuman Bagi Perusak Hutan
Anak Muda yang Mana?
Prabowo dan Macron Bertemu di Istana Elysee
Mendes Yandri Jelaskan Dana Desa dan Koperasi Merah Putih
Peringatan HUT ke-81 Korp Brimob Lomba X-Treme 2026 Resmi Dimulai

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:01 WIB

Pamerkan Inovasi Pangan di THAIFEX 2026, Bawa Keahlian Kuliner Thailand ke Kancah Global

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tangis Bahagia Nenek Jumaria Memandang Kabah

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:36 WIB

HIPMI Half Marathon 2026 Jadi Masa Depan Sport Tourism Lampung

Selasa, 21 April 2026 - 20:50 WIB

Hari Kartini 2026 dan Buruknya Layanan Kesehatan Bagi Perempuan di Pelosok

Senin, 20 April 2026 - 18:50 WIB

Denda Administratif Dianggap Lebih Bermanfaat Dibanding Hukuman Bagi Perusak Hutan

Berita Terbaru

Uncategorized

Kejagung Sebut Dadan Cs Korupsi Program MBG

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:51 WIB

Jakarta

BUMN Eksportir Tunggal Bukan Solusi Masalah Under Invoicing

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:55 WIB

Internasional

Tangis Bahagia Nenek Jumaria Memandang Kabah

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:00 WIB

Susastra

Menjawab Kritik Majalah The Economist Terhadap Prabowo

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:37 WIB