LINTANG.CO- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperkirakan ekonomi nasional akan tumbuh 5,2 persen pada 2026. Proyeksi ini lebih rendah dari target pemerintah pada APBN 2026 sebesar 5,4 persen.
Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, mengatakan pertumbuhan ekonomi tahun depan akan ditopang oleh konsumsi rumah tangga, pemulihan investasi, serta kebijakan fiskal yang lebih ekspansif.
Selain itu, pengimplementasian berbagai program strategis pemerintah dapat memberikan efek ganda ke berbagai sektor penggerak ekonomi, seperti manufaktur, industri pengolahan, dan sektor padat karya.
“Bank Mandiri memperkirakan ekonomi Indonesia berpeluang tumbuh 5,2 persen pada 2026,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (4/12/2025).
Tim Ekonom Bank Mandiri juga melihat kondisi ekonomi jelang pergantian tahun, di mana dinamika ekonomi global masih diwarnai fluktuasi mulai dari kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat hingga perlambatan permintaan dunia. Namun, di tengah tekanan tersebut, indikator domestik menunjukkan ketahanan yang relatif kuat.
Hal ini terlihat dari Purchasing Manufacturing Index (PMI) yang meningkat ke 53,3, sedangkan indeks keyakinan konsumen mencapai titik tertinggi dalam lima bulan. Kemudian, pertumbuhan ekonomi pada Kuartal III 2025 juga masih solid sebesar 5,04 persen, serta inflasi yang terjaga di 2,7 persen menjadi bukti bahwa fundamental ekonomi nasional tetap kokoh.
“Sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif menjadi jangkar kestabilan, sekaligus menyiapkan fondasi peningkatan aktivitas ekonomi tahun depan,” jelasnya.
Meski tekanan eksternal mendorong outflow portofolio dan depresiasi nilai tukar, respons pemerintah dan Bank Indonesia dinilai tetap efektif menjaga keseimbangan pasar keuangan.
Kenaikan belanja pemerintah, stabilnya pasar obligasi, serta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menyentuh level all time high menunjukkan bahwa kepercayaan investor domestik masih kuat.
“Optimisme terhadap pemulihan ekonomi akan tetap terjaga selama koordinasi kebijakan terus berjalan efektif,” tuturnya.(lis)










