Warga Aceh Meminta Bantuan PM Malaysia Anwar Ibrahim

Masyarakat Gayo kelaparan. Lima hari tanpa bantuan. Pemerintah Indonesia dinilai lambat.

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTANG.CO- Masyarakat Gayo di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, menyuarakan permohonan bantuan internasional — secara spesifik kepada Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim — karena bantuan dari pemerintah Indonesia dinilai belum menjangkau daerah terpencil.

Hal itu dilakukan setelah banjir besar akibat badai siklon Senyar menghantam kawasan tersebut sejak pekan lalu. Aceh menjadi salah satu daerah terdampak terparah bersama Sumatera Utara dan Sumatera Barat, dengan ribuan warga terisolasi tanpa pasokan logistik selama hampir sepekan.

Permintaan Bantuan kepada Anwar Ibrahim Akun Instagram @explore_gayo mengunggah poster yang kini viral, menyerukan agar Malaysia mengirimkan bantuan helikopter untuk menjangkau korban banjir yang masih terisolasi.

Dalam unggahan tersebut tertulis, “Kami, masyarakat Gayo, memohon kepada Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia, untuk mengirim bantuan helikopter. Masyarakat Gayo kelaparan. Lima hari tanpa bantuan.”

Keluhan serupa juga muncul di platform media sosial lain. Seorang pengguna Instagram berkomentar, “Kami meminta bantuan dari luar negeri. Betapa sedih. Di mana para pemimpin kami?”

Baca Juga :  Pemimpin Kelompok Bersenjata Anti-Hamas Yasser Abu Shahab Tewas di Gaza

Media Malaysia juga turut memberitakan unggahan dari Relawan Pemuda Gayo yang mengatakan, “Kami, penduduk Gayo memohon bantuan Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim. Penduduk kelaparan, sudah lima hari tidak ada bantuan.”

Dalam unggahan lanjutan mereka menulis, “@anwaribrahim_my Tolong kami warga Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues. Kami terputus hubungan, belum ada bantuan di kampung-kampung terpencil.”

Video dan poster tersebut memicu perbincangan luas, dengan banyak warganet menilai pemerintah Indonesia tidak menangani bencana dengan cukup cepat. Unggahan tersebut juga diberitakan di situs resmi BNPB Malaysia, di mana warga Gayo dikatakan belum menerima bantuan dari Pemerintah Indonesia, sehingga meminta bantuan kepada Anwar Ibrahim.

Menurut laporan BBC terkini, jumlah korban meninggal akibat banjir dan badai di Indonesia telah melewati 600 orang. Ratusan orang masih hilang, ribuan lainnya mengalami luka-luka, dan banyak warga belum menerima akses terhadap suplai medis, pangan, maupun tempat berlindung.

Baca Juga :  Pemerintah Ingatkan ASN untuk Terus Berinovasi dalam Pelayanan Publik

Bencana serupa juga melanda negara-negara Asia lainnya. CNA mencatat total 1.300 korban jiwa akibat banjir ekstrem di Thailand, Malaysia, dan Sri Lanka.

Di Thailand, banjir menenggelamkan kawasan luas di Provinsi Nakhon Si Thammarat, Phatthalung, Songkhla, Trang, Satun, Pattani, dan Yala.

Sementara itu, juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, tidak menampik bahwa sejumlah wilayah terdampak bencana, terutama di Tanah Gayo, masih terisolasi hingga hari ini.

Ia menjelaskan bahwa banyak akses darat lumpuh total akibat bencana — mulai dari jalan yang amblas, tertimbun longsor, hingga jembatan yang hanyut tersapu banjir. (lis)

 

Berita Terkait

China Larang Ekspor Produk Militer ke Jepang
Wacana Pilkada Lewat DPRD Upaya Membajak Suara Rakyat
Kisah Pemuda Serule Berjuang Menyelamatkan Kelaparan Warga Desa
Mengukir Asa di Atas Kayu Bencana, Kisah Salihin Melawan Nestapa Banjir Bandang
Kades di Lamsel Luruskan Kades Hoho
Bantuan 73 Miliar dari Kementan Disebut Harga Berasnya Typo
Kantor Penyedia Jasa Drone Terbakar, 22 Karyawan Tewas
Protes Bupati Aceh Selatan dan Muslihat Bencana Nasional
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:23 WIB

China Larang Ekspor Produk Militer ke Jepang

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:05 WIB

Wacana Pilkada Lewat DPRD Upaya Membajak Suara Rakyat

Rabu, 31 Desember 2025 - 06:17 WIB

Kisah Pemuda Serule Berjuang Menyelamatkan Kelaparan Warga Desa

Rabu, 31 Desember 2025 - 05:53 WIB

Mengukir Asa di Atas Kayu Bencana, Kisah Salihin Melawan Nestapa Banjir Bandang

Senin, 29 Desember 2025 - 13:03 WIB

Kades di Lamsel Luruskan Kades Hoho

Berita Terbaru

Internasional

China Larang Ekspor Produk Militer ke Jepang

Rabu, 7 Jan 2026 - 11:23 WIB

Jakarta

Wacana Pilkada Lewat DPRD Upaya Membajak Suara Rakyat

Selasa, 6 Jan 2026 - 11:05 WIB

Daerah

Kepsek Mesum di Lamtim Terancam Pecat

Senin, 5 Jan 2026 - 11:51 WIB

Nasional

Kades yang Tewas Terinjak Gajah Liar Dianggap Martir

Senin, 5 Jan 2026 - 11:30 WIB

Susastra

Membaca Kegelisahan Sastrawan di Tengah Arus Modernitas

Senin, 5 Jan 2026 - 11:13 WIB